Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Hyperliquid Tegaskan Larangan Ketat Perdagangan Token $HYPE bagi Karyawan dan Kontraktor



Hyperliquid, platform decentralized exchange (DEX) perpetual futures terkemuka, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan kebijakan internal ketat terkait token native mereka, $HYPE. Dalam respons terhadap spekulasi komunitas mengenai aktivitas perdagangan yang diduga melibatkan insider, tim Hyperliquid menyatakan bahwa seluruh karyawan, kontraktor, dan personel terkait dilarang melakukan perdagangan derivatives yang melibatkan token $HYPE, termasuk posisi long maupun short.

Pernyataan ini disampaikan oleh co-founder Hyperliquid, Iliensinc, melalui kanal Discord resmi proyek pada 21-22 Desember 2025. Iliensinc menekankan bahwa Hyperliquid Labs menerapkan standar etika yang tinggi untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi.
"Semua individu yang terkait dengan Hyperliquid Labs, termasuk karyawan dan kontraktor, terikat oleh standar etika ketat terkait token $HYPE," tulis Iliensinc.
Kebijakan ini mencakup larangan total perdagangan derivatives $HYPE (baik short maupun long), serta nol toleransi terhadap insider trading. Pelanggaran akan mengakibatkan pemecatan segera dan potensi tindakan hukum.
Latar Belakang KontroversiKontroversi bermula dari pengamatan komunitas terhadap sebuah wallet on-chain (alamat 0x7ae4…1028) yang diduga melakukan shorting signifikan terhadap $HYPE pasca-launch token pada November 2024. Wallet tersebut sempat menjual ribuan token dan melakukan posisi short, memicu tuduhan insider trading.Hyperliquid dengan tegas membantah keterlibatan tim saat ini. Wallet tersebut ternyata milik seorang mantan karyawan yang dipecat pada kuartal pertama 2024, jauh sebelum launch $HYPE. "Individu ini tidak lagi terkait dengan Hyperliquid Labs, dan tindakannya tidak mencerminkan standar atau nilai tim kami," jelas Iliensinc.Komitmen Transparansi HyperliquidHyperliquid, yang dikenal sebagai DEX perpetual dengan volume trading tertinggi di sektor DeFi (mencapai triliunan dolar), menjadikan kebijakan ini sebagai benchmark industri. Proyek ini tidak pernah menggalang dana VC, melakukan airdrop 31% supply awal, dan mengelola tim kecil sekitar 11 orang.Pernyataan ini juga datang di tengah proposal governance untuk membakar permanen sekitar 37 juta $HYPE (senilai ~$1 miliar) dari Assistance Fund, yang dapat mengurangi supply hingga 13%. Voting validator dijadwalkan selesai pada 24 Desember 2025.Dampak bagi Komunitas dan PasarLangkah Hyperliquid ini diapresiasi sebagai upaya menjaga kepercayaan komunitas di tengah volatilitas pasar crypto. Meski harga $HYPE sempat mengalami tekanan, kebijakan anti-insider trading seperti ini diharapkan memperkuat posisi Hyperliquid sebagai platform yang transparan dan berorientasi jangka panjang.Hyperliquid terus mendominasi pasar perpetual DEX, dengan fitur on-chain order book dan performa tinggi pada Layer-1 blockchain miliknya. Bagi holder $HYPE, kebijakan ini menjadi sinyal positif bahwa tim berkomitmen penuh terhadap ekosistem yang adil.Sumber: Pernyataan resmi Hyperliquid di Discord.