Jepang Berencana Potong Pajak Kripto Menjadi 20% Mulai 2026
Pada akhir Desember 2025, pemerintah Jepang melalui koalisi partai penguasa (Liberal Democratic Party dan mitranya) telah merilis blueprint reformasi pajak untuk tahun fiskal 2026. Salah satu poin utama adalah rencana penurunan drastis pajak atas keuntungan dari aset kripto (cryptocurrency atau dark号資産 dalam bahasa Jepang).
Pajak Kripto Saat Ini di JepangSaat ini, keuntungan dari trading kripto diklasifikasikan sebagai miscellaneous income (pendapatan lain-lain). Ini dikenakan pajak progresif yang digabung dengan pendapatan lain seperti gaji, sehingga tarif efektif bisa mencapai maksimal 55% (45% pajak nasional + 10% pajak lokal). Hal ini sering dikritik karena membuat investor Jepang enggan bertransaksi di pasar domestik, dan banyak yang pindah ke bursa luar negeri.Perubahan yang Direncanakan
- Tarif pajak baru: Flat 20% (15% pajak nasional + 5% pajak lokal), sama seperti pajak atas keuntungan saham dan investment trust.
- Sistem pajak: Beralih ke declaratory separate taxation (分離課税), di mana keuntungan kripto tidak digabung dengan pendapatan lain.
- Tambahan manfaat: Diizinkan carry forward kerugian selama 3 tahun untuk mengimbangi keuntungan di masa depan.
- Penerapan: Mulai tahun 2026 atau paling lambat 2028, tergantung revisi undang-undang Financial Instruments and Exchange Act (FIEA).
- Ditangani oleh bisnis terdaftar di bawah FIEA.
- Diperkirakan mencakup sekitar 105 kripto utama yang listing di bursa Jepang terregulasi, seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).
- Positif: Meningkatkan partisipasi investor domestik, mengaktifkan pasar kripto Jepang, dan membuat Jepang lebih kompetitif secara global (banyak negara lain sudah punya pajak kripto lebih rendah atau bahkan 0% untuk capital gain).
- Regulasi lebih ketat: Sebagai imbalan, kripto akan direklasifikasi sebagai "financial products", dengan aturan seperti kewajiban disclosure informasi dan larangan insider trading.
- Potensi ETF kripto: Membuka jalan untuk lebih banyak ETF berbasis kripto di Jepang.
